Logo
images

Satlantas Polres Blitar Kota Bersama Tim Gabungan Yustisi Adakan Operasi Zebra

Blitar Kota - Selasa (27/10/2020), Operasi Zebra Semeru resmi dimulai 16 Oktober sampai 08 November 2020. Operasi ini serentak dilaksanakan di wilayah Polda Jawa Timur, untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas. Namun karena berlangsung ditengah pandemik Covid-19, Satlantas Polres Blitar Kota juga berkolaborasi dengan tim gabungan Operasi Yustisi.

Ipda Samsul Anwar-Kanit Dikyasa Satlantas-Polres Blitar Kota mengatakan, pelaksanaan Operasi Zebra Semeru tahun ini memang berbeda. Selain fokus terhadap pelanggaran lalu lintas, petugas juga akan memberikan perhatian terhadap pengendara yang tidak disiplin menggunakan masker. Hal ini menjadi komitmen kepolisian untuk mencegah penyebaran Covid-19, apalagi saat libur panjang 28 Oktober sampai 01 November 2020.

“Kalau pengendara melanggar aturan lalu lintas akan ditindak oleh teman-teman Satlantas, kalau nanti nampak tidak pakai masker akan ditindak oleh tim gabungan Operasi Yustisi” kata Samsul.

Lebih lanjut, Samsul mengatakan dalam pelaksanaan nya nanti nanti terdapat 12 prioritas pelanggaran yang akan menjadi acuan anggota kepolisian Polres Blitar Kota selama operasi. Di antaranya pengemudi menggunakan HP, pengendara di bawah umur, bonceng tiga, tidak menggunakan helm standar, pengendara kondisi pengaruh miras atau narkoba, pengemudi melawan arus dan melanggar rambu, kendaraan melebihi batas kecepatan, tidak menyalakan lampu utama saat malam hari, body kendaraan tidak sesuai dan lainnya. Namun di wilayah hukum Polres Blitar Kota prioritas pelanggaran nya di kerucutkan menjadi 3 yaitu, wajib menggunakan helm berstandar SNI, penggendara dibawah umur, dan melawan arus.

“Pelanggar yang kasat mata seperti body kendaraan tidak sesuai standar nanti kita juga tindak langsung” jelas Samsul.

Samsul menegaskan, pelaksanaan Operasi Zebra Semeru ini nantinya akan mengedepankan fungsi lalu lintas Polri, yaitu professional, humanis, dan bermoral. Kepolisian akan mengedepankan sikap preemtif dan preventif, dengan persentase masing-masing 40%. Sedangkan langkah penindakan hanya 20%. (Kir)


TAG Pemkot Blitar, ,

Dipost Oleh PPID Pemkot Blitar

Administrator website PPID Pemkot Blitar

Tinggalkan Komentar