Logo
images

Ranperda P-APBD Kota Blitar 2020, PAD Diproyeksi Turun

Blitar Kota - Rabu, (26/08/2020) Wali Kota Blitar menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perubahan APBD 2020, pada rapat paripurna DPRD Kota Blitar, Rabu 26 Agustus 2020 di gedung graha paripurna. Pada rapat kali ini, Drs. H. Santoso, M. Pd, Wali Kota Blitar menyampaikan beberapa perubahan anggaran akibat rasionalisasi pandemi Covid-19.

Drs. H. Santoso, M.Pd, menegaskan pandemi Covid-19 membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, baik disektor kesehatan ataupun ekonomi. Hal itu mendorong pemerintah daerah bergerak cepat, melakukan penanganan dampak pandemi Covid-19. Santoso mengatakan terdapat beberapa pos anggaran yang mengalami perubahan pada P-APBD 2020. Misalnya pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan sebesar Rp. 130,02 milliar atau turun  25,29% dari semula Rp. 174,15 milliar. Dana perimbangan dari semula Rp. 604, 25 milliar menjadi Rp. 522 milliar. Sedangkan lain-lain pendapatan yang sah juga diproyeksikan mengalami penurunan dari Rp. 142 milliar menjadi Rp. 121, 49 milliar. Santoso mengatakan, turunnya PAD Kota Blitar tahun ini, erat hubungannya dengan pandemi Covid-19. Yang mana pada tri wulan pertama pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Blitar memberikan pembebasan pajak pariwisata. Padahal sektor tersebut menjadi salah satu penyumbang terbesar PAD Kota Blitar. Tidak hanya itu, pajak retribusi parkir kendaraan bermotor juga mendapat penyesuaian akibat Covid-19.

“Selain pendapatan daerah, belanja daerah kita juga turun. Dari semula Rp. 1,25 triliun, menjadi Rp. 978 milliar. Semuanya kita sesuaikan dengan kondisi saat ini, juga mengikuti aturan dari pemerintah pusat yang cukup dinamis dalam waktu yang singkat” kata Santoso.

Sementara itu, Syahrul Alim, Ketua DPRD Kota Blitar saat memimpin rapat mengatakan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 12 tahun 2020 tentang pengelolaan keuangan daerah, penyampaian Raperda tentang P-APBD paling lambat dilaksanakan minggu ke dua bulan September.

“Pengambilan persetujuannya dilaksanakan paling lambat 3 bulan sebelum akhir tahun anggaran” jelas Syahrul

Sesuai dengan jadwal, rapat paripurna DPRD Kota Blitar kembali dilaksanakan tanggal 01 September 2020, dengan agenda pandangan umum fraksi atas raperda tentang P-APBD Kota Blitar tahun anggaran 2020, serta penyampaian tanggan dan atau jawaban walikota blitar terhadap pandangan umum frakasi. (Kir)


TAG , DPRD

Dipost Oleh PPID Pemkot Blitar

Administrator website PPID Pemkot Blitar

Tinggalkan Komentar