Logo
images

Ganti Rugi Akibat Kerusuhan Supporter Sepak Bola Akan Diserahkan Rabu, 26 Februari 2020

Blitar Kota - Masyarakat yang mengalami kerugian akibat kerusuhan supporter Arema FC dan Persebaya, pada laga Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Supriyadi Kota Blitar, segera menerima ganti rugi dari Pemprov Jatim. Berdasarkan rapat kerja DPRD bersama Pemkot Blitar, Senin, (24/02/2020), ganti rugi itu akan disalurkan Rabu, (26/02/2020) di kantor Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar.

Totok Sugiarto mengatakan, dalam rapat kerja itu membahas kepastian masyarakat untuk menerima ganti rugi. Dikatakannya Pemkot Blitar sudah menerima kepastian soal ganti rugi tersebut. Nantinya, masyarakat terdampak akan diundang ke kantor Bakesbangpol dan PBD untuk menerima uang dari perwakilan Pemprov Jatim. Namun, sementara ini ganti rugi hanya diberikan warga pemilik warung dan sawah yang rusak akibat kerusuhan supporter. Sedangkan bagi pemilik motor yang rusak, masih menunggu kelengkapan surat dari Polres Blitar Kota.

“Hasil rapat kerja dengan Pemkot Blitar sudah ada kepastian soal ganti rugi untuk warga yang terdampak kerusuhan supporter. Masyarakat akan diundang ke kantor Bakesbangpol dan PBD untuk menerima uang ganti rugi dari Porprov Jatim, ” tegas Totok.

Sebelumnya, Hakim Sisworo, Kepala Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar juga memberikan kepastian terkait pemberian ganti rugi. Pihaknya juga melakukan pendataan kerusakan dan menafsir kerugian mencapai 254 juta rupiah. Kerugian itu mencangkup 11 warung yang tidak dibayar, 13 unit sepeda motor rusak, 2 unit mobil rusak dan 6,14 hektare sawah rusak akibat peristiwa kerusuhan antar supporter.

“Hasil pendataan kami, total kerugian akibat kerusuhan antar supporter mencapai 245 juta rupiah, ” kata Hakim.

Sekedar diketahui, laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 berlangsung Selasa, (18/02/2020) di Stadion Supriadi Kota Blitar. Persebaya unggul atas Arema FC dengan skor 4-2. (Kir)


TAG , , , ,

Dipost Oleh PPID Pemkot Blitar

Administrator website PPID Pemkot Blitar

Tinggalkan Komentar